Yosh!
Hallo teman-teman, konnichiwa..

Hmm sudah pada tahu tentang ojigi kan? ^^ kali ini saya akan memaparkan sedikit mengenai ojigi yang merupakan sesuatu yang paling khas dari Jepang.

辞儀 (ojigi) yaitu salah satu kegiatan dalam budaya orang Jepang untuk melakukan penghormatan bagi orang lain. Sikap membungkuk ini dilakukan pada saat pertemuan pertama dengan seseorang atau orang asing. Namun, sikap membungkuk ini kadang terlihat ketika sesorang sedang bercakap-cakap secara intens, hal tersebut mencerminkan bahwa sang pembicara sangat menghormati lawan bicara. Bahkan ketika seorang karyawan menerima telepon dari atasannya pun akan membungkuk-bungkuk (padahal bicara lewat telepon kan tidak bertemu langsung). Ungkapan terimakasih dan maaf juga disertai dengan membungkukkan badan. 

Dalam ojigi juga ada intesitasnya. Ada beberapa jenis cara membungkuk berdasarkan intensitas, yaitu:
  • Eshaku (会釈), adalah membungkukkan badan sekitar 15-30 derajat. Cara membungkuk ini sedikit lebih formal dan digunakan untuk memberi salam kepada orang-orang yang kita kenal tapi tidak akrab. 
  • Keirei (敬礼), yaitu badan dibungkukkan sekitar 30-45 derajat. Ini adalah cara membungkuk yang sangat formal. Digunakan untuk menunjukan rasa hormat  kepada atasan atau kepada orang yang umurnya lebih tua.
  • Saikeirei (最敬礼), adalah level yang paling tinggi, badan dibungkukkan sekitar 45 derajat atau lebih. Ini adalah cara membungkuk yang mempunyai arti sangat dalam. Ini adalah cara menunjukkan rasa bersalah  yang sangat dalam ketika melakukan kesalahan. Cara membungkuk ini juga digunakan untuk  memberikan hormat kepada orang-orang yang sangat tinggi jabatan dan status sosialnya, misalnya Kaisar.

Nah... Berikut ini adalah dua jenis ojigi, yaitu:
1) Ritsurei (立礼) , yaitu ojigi yang dilakukan sambil berdiri. 

Lalu, apakah cara ojigi pria dan wanita itu sama? Mari kita lihat perhatikan..

Pria, bisa dilihat saat memiringkan tubuh bagian atas (melakukan ojigi), kedua tangan pria ini memegang shiri atau pantat. Ojigi seperti yang dilakukan pada orang ini, yaitu dengan mengambil keseimbangan sambil kedua tangan memegang pantat saat membungkuk.

 




Wanita, pada gambar nampak ketika wanita memiringkan tubuh bagian atas (ojigi), kedua tangannya bertemu di depan dan kedua bahu juga mengarah ke depan. Jadi sudah bisa dilihat kan perbedaan antara ojigi pria dan wanita.. 
 





 Ojigi tidak hanya dilakukan sambil berdiri, tetapi sambil duduk pun juga bisa, bahkan berlutut. Orang akan berlutut seperti ini jika dia telah melakukan kesalahan fatal, seperti kesalahan yang mengakibatkan kematian orang lain. Ini juga cara orang-orang menghormati Kaisar di jaman dulu.

2) Zarei (座礼), yaitu ojigi yang dilakukan sambil duduk. Ada 5 macam zarei, yaitu:
1.    指建礼(しけんれい)shikenrei
2.    折手礼(せっしゅれい)sessurei
3.    択手礼(たくしゅれい)takushurei
7. 双手礼(そうしゅれい)soushurei
9. 合掌礼(がっしょうれい)gasshourei
Untuk penjelasannyalangsung saja kita lihat pada gambar berikut:

Nah... bagaimana teman-teman? Unik kan Jepang itu, membungkuk pun ada jenis2 nya... :o
Kira-kira di Indonesia apa ya budaya yang mirip seperti ini?? :/
Jaa... kore de ijou ne...samai di sini aja ya... baibai :D


Source : ogasawara logsoku