Selamat hari senin untuh para NC Tomo kali ini pada hari senin akan membahas sedikit mengenai News atau berita tapi sebelumnya kami mohon maaf apabila hari ini beritanya tidak yang ter up to date, karena hari ini Kami merasa perlu menyampaikan beberapa hal yang saya pikir cukup penting yaitu pertanian, kenapa karena pertanian adalah sumber dari kehidupan. Hm Ok kita mulai artikelnya, pertama mari kita bahas mengapa hari ini kita mengangkat tema pertanian karena ini merupakan salah satu keprihatinan Saya selaku admin yang bertanggung jawab memposting artikel ini merasa prihatin knapa semalam pas membaca beberapa artikel ada yang nyangkut di pikiran yaitu tentang 4 Negara dengan pertanian terbaik.

      Ok tidak perlu kita sebutkan satu persatu cukup negeri cerminan impian para NC-Tomo yaitu Jepang dalam artikel tersebut Jepang menempati urutan pertama dari negara dengan pertanian terbaik, dan pertanyaannya adalah WHY????, MENGAPA????, 何故???

      Kok bukan Indonesia yang dilansir sebagai negara beriklim terbaik untuk pertanian dan memiliki tanah yang subur yang seperti dikutip dalam sebuah lagu tongkat dan kayu pun jadi tanaman. Mengapa sih ok kali ini kita mencoba mengintip beberapa penyababnya yang tlah berhasil di rangkum oleh NC


Jenis mesin tanam bibit padi    Ternyata Jepang memiliki mesin untuk menanam padi. Secara umum ada dua jenis mesin tanam bibit padi, dibedakan berdasarkan cara penyemaian dan persiapan bibit padinya. Yang pertama, yaitu mesin yang memakai bibit yang ditanam/disemai di lahan (washed root seedling). Mesin ini memiliki kelebihan yaitu dapat dipergunakan tanpa harus mengubah cara persemaian bibit yang biasa dilakukan secara tradisional sebelumnya.


Namun demikian waktu yang dibutuhkan untuk mengambil bibit cukup lama, sehingga kapasitas kerja total mesin menjadi kecil. Yang kedua adalah mesin tanam yang memakai bibit yang secara khusus disemai pada kotak khusus. Mesin jenis ini mensyaratkan perubahan total dalam pembuatan bibit.

      Persemaian harus dilakukan pada kotak persemaian bermedia tanah, dan bibit dipelihara dengan penyiraman, pemupukan hingga pengaturan suhu. Persemaian dengan cara ini, di Jepang, banyak dilakukan oleh pusat koperasi pertanian, sehingga petani tidak perlu repot mempersiapkan bibit padi sendiri. Penyemaian bibit dengan cara ini dapat memberikan keseragaman pada bibit dan dapat diproduksi dalam jumlah besar. Mesin ini dapat bekerja lebih cepat, akurat dan stabil.


  Bila dilhat dari jenis sumber tenaga untuk menggerakkan mesin, terdapat tiga jenis mesin tanam bibit yaitu alat tanam yang dioperasikan secara manual, mesin tanam yang digerakkan oleh traktor dan mesin tanam yang memiliki sumber tenaga atau enjin sendiri. Mesin yang diproduksi oleh IRRI atau beberapa produksi China adalah tipe manual. Semua jenis mesin produksi Jepang dan beberapa produksi China adalah memiliki sumber tenaga sendiri. Mesin yang digerakkan oleh traktor, sebelumnya diproduksi di Jepang, tetapi belakangan ini sudah jarang dipergunakan.

Berdasarkan sistem pendukungnya, mesin ini dapat dibedakan menjadi yang bergerak dengan roda, dan yang bergerak dengan roda dan dilengkapai dengan papan pengapung.
 Jenis mesin yang manapun dipergunakan, permukaan lahan sawah harus datar dan rata, kedalam air harus rata, demikian juga kekerasan tanah juga harus sama, karena hal ini akan memberikan kestabilan operasi. Jika tidak, akan banyak terjadi kegagala penancapan bibit, sehingga akan butuh waktu yang cukup lama untuk penyulaman secara manual.

Mesin tanam bibit padi dari Jepang
        Sekarang ini, semua jenis mesin tanam bibit padi di Jepang adalah berpenggerak sendiri (self-propulsion type), dioperasikan dengan cara dituntun (walking type) atau dikendarai (riding type) ( Lihat Gambar 2 sampai 4). Jenis mesin yang dituntun umumnya memiliki alur tanam 2 hingga 6 alur, sedangkan tipe yang dikendarai memiliki 4 hingga 12 alur tanam dalam sekali lintasan penanaman. Jarak antar alur tanam dibuat tetap yaitu 30 cm, dan jarak antar bibit dalam alur dapat disesuaikan antara 11 hingga 18 cm. Bibit yang umum dipergunakan memiliki tinggi/panjang 10 hingga 30 cm, memiliki 2 hingga 5 daun. Jumlah bibit yang ditancapkan pada setiap titik adalah 3 hingga 5 bibit.

Kecepatan penanaman adalah sekitar 200 titik (hill) per menit per alur. Bila sebuah mesin dapat menanam dalam empat alur, dengan jalar antar alur 40 cm dan jarak antar titik tanam 16 cm, maka akan dibutuhkan waktu tanam selama 4 jam untuk setiap hektar. Dalam kenyataan, waktu juga dibutuhkan untuk berbelok, menambah bibit, dll., maka waktu yang digunakan untuk menanam adalah hanya sekitar 60 hingga 80%. Atau dengan kata lain, kapasitas tanam menjadi 5 hingga 7 jam per ha. Kegagalan penancapan bibit (missing hill) sekitar 1%, dalam bentuk rusak tercabik, terbenam atau mengapung.

 Pembuatan bibit padi dilakukan dengan menyemaikan 200 gram benih dalam kotak berukuran 60 x 30 x 3 cm. Benih ini disemai di dalam ruang gelap hingga berkecambah, kemudian di berikan sinar matahari selama dua hari hingg berwarna hijau merata. Setelah itu bibit dipelihara hingga ukuran atau ketinggian yang diinginkan. Di pusat pembibitan padi di Jepang, bibit untuk lahan seluas 50 samapi 200 ha (sekitar 7000 hingga 30000 kotak) dibuat dengan seragam, dimana di dalamnya juga dilengkapi dengan proses desinfektan benih, pencampuran pupuk, pengepakan media tanam/tanah ke kotak semai bibit, kendali suhu, penyemprotan, dll.

       Ok cukup sekian ulasan mengenai teknologi pertanian di Jepang pokoknya yang perlu digaris bawahi adalah semoga bangsa ini dapat menjadi seperi ini di kemudian hari tidak hanya akan mengandalkan pangan Impor dari negara lain tapi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri. Jepang saja yang tidak memiliki tanah sesubur Indonesia aja bisa knapa kita tidak, dan harapan nya kedepan semoga dengan artikel ini dapat menumbuhkan rasa sadar pembaca khususnya NC-Tomo bahwa betapa pentingnya sektor pertanian tersebut. Negara yang maju tidak hanya memiliki gedung tinggi dan mewah namun memiliki aset masadepan untuk generasi dan Raja penerus negeri inilah harta yang paling tidak ternilai harganya.
Salam NC dan selamat berhari Senin I love Monday ^_^

 SUMBER BY Admin NC-H